Mengetahui Trend dalam trading

Ada sebuah pepatah dalam dunia forex, “Trend is your friend”. Ini megungkapkan betapa pentingnya mengenali trend pergerakan mata uang. Semua trader yang berpengalaman tahu betul bahwa transaksi-transaksi yang menguntungkan dalam forex adalah transaksi-transaksi yang mengikuti trend. Itu sebabnya analisis fundamental, sekalipun hanya memberikan hasil berupa trend dan sentimen pasar, tetap sangat penting dan menjadi kunci keberhasilan.
Memang ada strategi transaksi yang bersifat melawan trend, tapi transaksi semacam itu memiliki resiko yang besar dan tidak pernah disarankan untuk trader-trader pemula.
Trend pergerakan mata uang bisa berbedabeda untuk jangka waktu yang berbeda. Bisa jadi trend pergerakan harian yang terjadi berbeda dengan trend mingguan ataupun trend jangka panjang. Misalnya trend mingguan menunjukan bearish (turun) akan tetapi trend harian justru bullish (naik).Jika ini terjadi biasanya trend pada jangka yang lebih pendek bukan trend yang sesungguhnya tapi merupakan koreksi dari trend jangka panjang dan bisa sewaktu-waktu berbalik arah. Sebaliknya jika trend harian sesuai dengan trend mingguan, biasanya trend semacam ini cukup kuat dan aman untuk diikuti.
Dalam analisis teknikal, trend diketahui dengan cara menarik garis imajiner yang menggambarkan arah pergerakan mata uang dalam jangka waktu tertentu:
Oleh karena itu dalam membaca trend setidaknya perlu dipahami fase-fase yang paling dasar dari siklus sebuah trend:
1.Fase reversal
2.Fase awal trend
3.Fase trend
4.Fase akhir
5.Fase reversal
Fase yang paling menguntungkan untuk bertransaksi mengikuti trend tentu saja pada fase awal trend dan fase trend. Sedangkan pada fase akhir sudah kurang menguntungkan dan resiko terkena reversal (pembalikan arah) juga sangat tinggi. Dan pada fase reversal (setelah fase akhir), sebaiknya anda keluar dari pasar untuk menunggu munculnya trend yang baru. Lamanya siklus suatu trend tidak bisa dipastikan, ada yang berlangsung selama beberapa minggu atau beberapa hari. Cara yang aman adalah dengan menunggu munculnya awal trend dan masuk bertransaksi mengikuti trend. Jika trend cukup kuat, pergerakan trend bisa berlangsung sampai seminggu. Akan tetapi jika trend itu tidak kuat mungkin hanya berlangsung 1 – 2 hari sebelum berbalik arah. Yang penting anda perlu waspada munculnya tanda-tanda reversal. Salah satunya adaah dengan mengamati munculnya chart-pattern tertentu.

Jika ini muncul, segera keluar pasar dan menunggu saat terbaik untuk masuk kembali dengan mengikuti trend yang baru.

Terimakasih telah membaca Mengetahui Trend dalam trading.Dan anda adalah pembaca yang ke 556 kalinya,semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *