Kompleksitas fundamental dan reaksi pasar

Faktor fundamental memang sangat kompleks, tapi secara praktis kita dapat memahaminya dalam konteks hukum permintaan dan penawaran.
Anda akan dapat memahami lebih baik faktor fundamental ini jika anda mencoba melhat situasi pasar dengan kacamata para INVESTOR. Alasannya sederhana: aktvitas transaksi para investor dengan jumlah volume yang besar sangat dipengaruhi oleh kondisi fundamental.

Misalnya dalam soal kenaikan suku bunga. Jika suku bunga US Dollar naik maka banyak orang yang melepas mata uang lain dan membeli dollar agar dapat menikmati keuntungan dari suku bunga yang tinggi.

Akibatnya setelah pengumuman kenaikan suku bunga biasanya nilai tukar US Dollar akan naik terhadap hampir semua mata uang. Atau misalnya laporan NFP (Non Farming Payroll – Laporan penggajian sektor non-pertanian) menunjukkan bahwa perekonomian Amerika Serikat mengalami kemunduran, maka banyak trader yang melepaskan US Dollar untuk menghindari dampak negatif dari memburuknya perekonomian Amerika Serikat. Akibatnya nilai tukar USD secara umum akan menurun terhadap hampir semua mata uang.
Biasanya reaksi pasar tidak selalu mudah ditebak, adakalanya harga naik-turun dalam waktu yang sangat singkat sebelum kemudian bergerak ke satu arah.

Cara terbaik untuk mengambil keuntungan dalam situasi seperti ini adalah dengan menunggu reaksi pasar lalu kita mengikuti trend pergerakan harga yang muncul setelah reaksi pasar menjadi lebih tenang. Ingat ini: analis para pakar ekonomi dan keuangan bisa salah, prediksi anda juga bisa salah, TAPI pasar selalu benar! Jadi kalau mau untung: ikuti pergerakan pasar.

Terimakasih telah membaca Kompleksitas fundamental dan reaksi pasar.Dan anda adalah pembaca yang ke 361 kalinya,semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *